Saturday, September 20, 2008

Bank kustodian

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Bank kustodian atau disingkat kustodian adalah suatu lembaga yang bertanggung jawab untuk mengamankan aset keuangan dari suatu perusahaan ataupun perorangan. Bank kustodian ini akan bertindak sebagai tempat penitipan kolektif dan dari asset seperti saham, obligasi, serta melaksanakan tugas administrasi seperti menagih hasil penjualan, menerima deviden, mengumpulkan informasi mengenai perusahaan acuan seperti misalnya rapat umum pemegang saham tahunan, menyelesaikan transaksi penjualan dan pembelian, melaksanakan transaksi dalam valuta asing apabila diperlukan, serta menyajikan laporan atas seluruh aktivitasnya sebagai kustodian kepada kliennya.

Biasa juga disebut dengan bank kustodian 'global, apabila bank kustodian tersebut mengelola aset yang berasal dari berbagai penjuru dunia dengan beragam jurisdiksi melalui berbagai cabangnya diberbagai penjuru dunia. Aset yang tersebar demikian biasanya dimiliki oleh dana pensiun




Daftar isi [sembunyikan]
1 American Depositary Receipts (ADRs)
2 Daftar bank kustodian di Indonesia
3 Lihat pula
4 Pranala luar
5 Catatan kaki



[sunting] American Depositary Receipts (ADRs)
Bank kustodian yang berhubungan dengan American Depositary Receipts (ADRs)[1] , disebut sebagai "bank kustodian lokal" yaitu suatu bank koresponden diluar Amerika yang menjadi penyimpan saham-saham perusahaan lokal yang mana saham-saham tersebut diwakili oleh ADRs yang diperdagangkan di bursa Amerika.


[sunting] Daftar bank kustodian di Indonesia
Bank kustodian di Indonesia adalah bank umum yang telah mendapatkan persetujuan dari Badan Pengawas Pasar Modal sebagai kustodian.

Daftar bank kustodian di Indonesia berdasarkan data Badan Pengawas Pasar Modal Indonesia adalah sebagai berikut[2] :

Standard Chartered Bank
Bank Internasional Indonesia
Bank Niaga
HSBC
Citibank N.A
Bank Permata
Lippo Bank
Bank Negara Indonesia
Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
Bank Artha Graha
Bank UOB Indonesia
Deutsche Bank
ABN Amro Bank
Bank Rakyat Indonesia
Bank Mandiri
Bank Mega
Bank Panin
Bank Danamon
Bank Bukopin
Bank DBS Indonesia

No comments: