Saturday, September 20, 2008

Menuju Puncak Kejayaan

Menuju Puncak Kejayaan


Menjadi agen asuransi mungkin merupakan salah satu cara untuk kaya dalam waktu singkat. Jika bisa mendapatkan premi sebanyak Rp 1 miliar per bulan, sekurangnya- kurangnya Anda dapat mengantongi Rp 300 juta per bulan. Bagi agen yang ulet, suka bekerja keras, dipercaya, dan beruntung sangat tidak mustahil untuk mendapatkan premi sebesar Rp 1 miliar per bulan.

>brrsdc5"Pendapatan yang besar merupakan kompensasi dari sulitnya menjalani pekerjaan sebagai agen," ungkap Presiden Direktur Asuransi Relife Liza Linda, yang juga pernah menjadi agen asuransi.

Salah satu hal yang cukup berat ialah melawan rasa putus asa ketika ditolak penawarannya oleh calon nasabah. Direktur Prudential Indonesia Nini Sumohandoyo mengemukakan, berdasarkan pengalaman selama ini, agen asuransi pemula rata-rata hanya mendapatkan satu nasabah dari 15 orang yang ditawarkan produk asuransi. Artinya, untuk mendapatkan nasabah, agen harus menerima penolakan dari 14 orang.

Jika agen bersangkutan tidak memiliki mental baja dan keuletan, niscaya rasa putus asalah yang diperoleh. Tak aneh, agen asuransi lebih didominasi wanita, antara lain mungkin karena secara natural lebih tahan terhadap penolakan dan relatif lebih sabar.

Pekerjaan sebagai agen relatif menjadi lebih sulit dilakukan di Indonesia, yang sebagian besar masyarakatnya berpenghasilan rendah dan belum memiliki kesadaran berasuransi.

Apalagi terdapat nilai budaya masyarakat Indonesia yang sebenarnya kontra-produktif terhadap perkembangan asuransi. Salah satunya adalah sifat gotong royong. Sifat gotong royong yang kental dalam kehidupan di pedesaan membuat masyarakat tidak khawatir bila suatu ketika mereka terkena musibah. Toh, pada akhirnya akan ada kerabat atau tetangga yang membantu. Padahal, asuransi terkait erat dengan kemandirian keuangan.

"Banyak pula orang-orang dewasa Indonesia yang masih tinggal dengan orangtuanya atau dengan kata lain belum memiliki kemandirian," kata Direktur Eksekutif AAJI Eddy KA Berutu.

Minim

Karena kesulitan itulah, pekerjaan sebagai agen asuransi kurang diminati para pencari kerja. Jumlah agen asuransi jiwa saat ini hanyalah 158.235 orang, dengan rincian 46 persen pria dan 54 persen wanita. Bandingkan dengan jumlah populasi Indonesia yang mencapai 220 juta jiwa.

Menurut Liza, pekerjaan sebagai agen dianggap sebagai prioritas terakhir. Terbukti pekerjaan sebagai agen asuransi banyak dilakoni oleh orang-orang yang tidak mendapatkan pekerjaan yang diinginkannya. Pekerjaan sebagai agen juga banyak dilakoni oleh ibu-ibu rumah tangga yang ingin mengisi waktu luang.

"Namun, seiring dengan berkembangnya asuransi, gengsi pekerjaan agen sedikit demi sedikit mulai terangkat. Sekarang cukup banyak eksekutif di perbankan atau industri lain yang keluar dari pekerjaannya untuk menjadi agen asuransi," kata Liza.

Terkait sulitnya menjadi agen asuransi inilah, maka agen, kata Nini, harus terus dimotivasi. Salah satunya ialah memberi penghargaan kepada agen-agen yang berprestasi, dengan menggelar Top Agent Awards (TAA).

Menurut Nini, malam penghargaan TAA AAJI 2007 rencananya akan digelar pada Rabu (22/8) malam di Jakarta. TAA yang ke-20 itu mengusung tema "Proud to be Professional Agents". Terdapat 117 agen asuransi nasional dari 13 perusahaan yang menjadi nominasi dalam 11 kategori.

"Selain memotivasi agen, TAA juga bertujuan untuk menyosialisasikan peran agen dalam menyejahterakan masyarakat, serta karier agen yang mulia dan berpotensi penghasilan tinggi. Juga untuk sosialisasi peluang kerja yang masih sangat luas terbuka di industri asuransi untuk menjadi seorang agen yang profesional," kata Nini yang juga sebagai ketua panitia TAA AAJI 2007.

Ketua Umum AAJI Evelina F Pietruschka mengatakan, TAA tahun ini menekankan pada peningkatan profesionalisme agen sekaligus sosialisasi peran dan karier agen.

"Agen asuransi yang profesional dan menjual dengan strategi mendasarkan pada kebutuhan nasabah berperan penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan perencanaan keuangan keluarga," kata Evelina.

Seperti halnya profesi lain, agen asuransi juga memiliki struktur karier yang jelas. Salah satu contoh jenjang karier agen asuransi ialah agen, agen senior, manajer keagenan, manajer keagenan senior, manajer cabang, dan manajer senior cabang.

Semakin berprestasi, maka semakin cepat seorang agen menggapai puncak. Jika sudah di puncak, pendapatan pun semakin besar. (FAJ)

1 comment:

Cynthia Johnson said...

Nama saya adalah Cynthia Johnson. kita hipotek, pinjaman rumah, kredit mobil, pinjaman Hotel, tawaran komersial Umum Mr John Carlson, orang harus memperbarui semua situasi keuangan di dunia / perusahaan untuk membantu mereka yang terdaftar pemberi pinjaman uang pinjaman pribadi, kredit, kredit konstruksi, rendah suku bunga 2% dll kredit modal, pinjaman usaha dan pinjaman kredit buruk bekerja, start up. Kami membiayai proyek di tangan dan perusahaan Anda / mitra dan saya juga ingin menawarkan pinjaman pribadi untuk klien mereka. hubungi kami melalui e-mail untuk informasi lebih lanjut: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com